GMNI Pringsewu Rintis Rumah Baca Sarinah

Sumatera Post. Giatkan Literasi Desa, GMNI Pringsewu Rintis Rumah Baca Sarinah.

Masih rendahnya tingkat pendidikan di desa merupakan tantangan bagi semua elemen masyarakat dan pemerintah. Bagaimana tidak, pendidikan menentukan kualitas pembangunan sumber daya manusia indonesia
kedepan dan arah pembangunan sektor sektor lainya.

Salah satu penyebab masih rendahnya tingkat pendidikan didesa ialah masih rendahnya budaya literasi (budaya baca tulis) dan faktor faktor sosiologis psikologis lainya.

Masih rendahnya minat baca masyarakat juga dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya ialah tidak tersedianya berbagai sarana dan prasarana pendukung, seperti masih minimnya penyediaan buku buku bacaan untuk masyarakat umum diluar sekolah. Baik buku bacaan dari berbagai tingkatan dari mulai anak anak, remaja dan dewasa. Ujar Gunarto saat melakukan diskusi terbatas di Sekretariat GMNI Kabupaten Pringsewu, Rabu (11/9).

Gunarto mengatakan, Terdorong oleh berbagai kendala dan faktor penyebab rendahnya budaya litetasi itu, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesi (GMNI) Pringsewu melalui Wakabid kesarinahan, pendidikan dan kebudayaan berinisiatif untuk merintis pendirian rumah baca Sarinah Pringsewu di Pekon Sukoharjo 3 Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu.

Sarinah Evi Nur Azizah yang juga inisiator rumah baca mengungkapkan bahwa rumah baca ini dirintis atas dukungan kawan kawan GMNI Pringsewu, saat melihat banyaknya anak anak desa Sukoharjo 3 yang bermain main tanpa berbagai sarana dan prasarana pendukung yang dapat meningkatkan kecerdasan mereka.Saat itu saya bersama kawan kawan anggota GMNI langsung mendiskusikan dengan ketua cabang GMNI Pringsewu, alhamdulillah sela satu minggu diadakan rapat internal untuk merintis rumah baca ini. Ujar Sarinah Evi Nur Azizah.

Dia berharap kedepan semoga rumah baca ini dapat bermanfaat khususnya untuk masyarakat desa Sukoharjo 3 dan kami juga membuka donasi buku yang seluas luasnya kepada masyarakat yang ingin menyumbangkan bukunya kerumah baca Sarinah Pringsewu. Ujarnya (Da)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *