Rendahnya Partisipasi Pemilih, KPU Pringsewu Adakan Rembuk Demokrasi

PRINGSEWU- Rendahnya partisipasi Pemilih di Kecamatan Sukoharjo pada saat pelaksanaan Pilkada 2017, hanya 60.1 %. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pringsewu membuat gerakan sosialisasi dengan agenda Rembuk Demokrasi Sosialisasi Peningkatan Partisipasi menuju Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Tahun 2018 Berintegritas.

Kegiatan Rembuk Demokrasi yang diadakan pada Rabu (20/12) di Balai Pekon Sukoharjo 3 Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu, diselenggarakan pada malam hari pukul 19.30 wib hingga pukul 23.00 wib, diikuti oleh kepala Pekon, PPS se Kecamatan Sukoharo, Perwakilqn pemiluh Perempuan, dan Pemilih Pemula dimeriahkan dengan kelompok musik dari Kampung Demokrasi Pekon Wonodadi Gading Rejo.
Ketua KPU Pringsewu, A. Andoyo, dalam sambutan Pembukaannya mengatakan, Sosialisasi yang kita kemas dengan rembuk demokrasi ini, dan dilaksanakan malam hari, diharapkan lebih partisipatif, menyerap aspirasi masyarakat mengapa di Kecamatan Sukoharjo ini partisipasinya rendah, karena dengan sosialisasi dan pendidikan pemilih merupakan syarat fundamental untuk melahirkan partisipasi pemilih yang rasional, cerdas dan mandiri. Sementara itu Kami sebagai penyelenggara Pemilu bertanggung jawab untuk merumuskan dan menyelenggarakana sosialisasi dan pendidikan pemilih yang sistematis. Berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan pemilih, ujarnya.

Ketua KPU Pringsewu, yang juga sebagai nara sumber dalam kegiatan tersebut,menyampaikan materi berupa pesan-pesan kunci dalam setiap tahapan dan berkaitan langsung dengan kebutuhan pemilih. Diantaranya saat tahapan pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih, bahwa kepemilikan E- KTP sebagai syarat untuk didaftar sebagai pemilih, Mengingatkan pemilih untuk memastikan dirinya sudah terdaftar/didaftar sebagai pemilih dan mengingatkan pemilih untuk memastikan dirinya sudah terdaftar/ didaftar sebagai pemilih.

Para peserta nampak antusias saat melaksanakan diskusi kelompok, yang dipimpin oleh salah satu anggota KPU Pringsewu, Sofyan Akbar Budiman. Para peserta dibagi menjadi 5 kelompok, kelompok 1 membahas tentang, Faktor yang mempengaruhi kehadiran Pemilih ke TPS, kelompok 2, Faktor yang mempengaruhi ketidak hadiran pemilih ke TPS, kelompok 3 Faktor yang mempengaruhi Partisipasi Pemilih secara umum, kelompok 4. membahas upaya peningkatan partisipasi pemilih dalan pemilu dan kelompok 5 membahas permasalahan Data Pemilih.

Setelah membahas permasalahan, masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya dan mendapat tanggapan serta masukan dari kelompok lain, hasil dari diskusi tersebut menjadikan rekomendasi ke pada KPU Pringsewu untuk merumuskan dan menyelenggarakan sosialisasi dan pendidikan pemilih yang sistematis, berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan pemilih.

Akhir dari kegiatan Rembuk Demokrasi, Peserta mendeklarasikan Pemilih Cerdas dan Berkualitas dengan menandatangani diatas baleho putih sebagai tanda ikrar mewujudkan Pemilih cerdas dan berkualitas (@)IMG-20171220-WA0076